foto milik pribadi bundaberkebun |
Awal menyukai kegiatan berkebun, saya melakukannya dengan uji coba. Tidak punya ilmu sama sekali tentang bercocok tanam. Lha wong waktu masih gadis aja megang tanaman ogah, padahal suka banget tiduran di lantai di depan pintu depan yang di halamannya ada pohon nangka. Sejuk dan semilir angin yang masuk suka bikin ngantuk. Jadi, enggak heran deh waktu mula pertama harus terpaksa ngurus tanaman (baca di sini: bermula dari alamanda), banyak tanaman saya mati. Ada yang karena kurang air, salah penempatan, serta media tanamnya yang enggak sesuai kebutuhan si tanaman tersebut. Wih.., sempat stress sayanya.
Tapi, semuanya itu kemudian menjadi tantangan baru buat
saya. Walau latar belakang pendidikan saya ilmu sosial, enggak harus jadi
halangan khan buat menekuni dunia tanam menanam yang kemudian membuat saya
jatuh cinta?
Mulailah saya melakukan pengamatan terhadap tanaman-tanaman
yang ada di rumah, ditambah berselancar di jagat maya. Situs-situs dalam dan
luar negeri pun jadi sasaran, untuk menambah wawasan mengenai tanam menanam dan
segala pernak perniknya. Dari situlah saya mulai mengerti sedikit demi sedikit
mengapa tanaman saya ada yang tumbuh subur, ada yang stagnan, dan ada yang
sekarat lalu kemudian mati. Ternyata,
untuk bisa tumbuh optimal, hampir semua tanaman memerlukan 4 hal sebagai syarat
utama tumbuh. Apa saja ke 4 syarat tumbuh tanaman? Bisa disimak di bawah ini:
4 Syarat Tumbuh Tanaman
Tanah
![]() |
sumber:gardeningstepbystep.com |
Tanah yang baik untuk tumbuh tanaman harus menyediakan unsur hara yang cukup, gembur, dan
mampu mengikat air dengan baik. Biasanya tanah yang cocok untuk tempat tanaman
tumbuh subur harus diolah dengan ditambahkan kompos, pupuk kandang yang sudah difermentasi,
dan sekam padi atau serbuk kayu, terutama bila tanah tersebut digunakan sebagai
media tanam dalam pot.
Air
![]() |
sumber:inhabitat.com |
Tetapi perlu diperhatikan juga, kebutuhan
tanaman akan air berbeda-beda, tergantung jenis tanamannya. Ada tanaman yang
sangat membutuhkan air sebagai penopang hidupnya, sehingga perlu disirami pagi
dan sore. Biasanya jenis tanaman seperti ini adalah tanaman hias hijau daun.
bunga jenis ini butuh disiram setiap hari dan ditempatkan dibawah naungan foto dan tanaman, koleksi pribadi bundaberkebun |
Ada pula tanaman yang hanya butuh lembab saja,
sehingga penyiraman cukup dilakukan sekali sehari. Contoh tanaman ini berupa
tanaman sayur dan beberapa tanaman bunga berupa perdu.
![]() |
zodia, salah satu tanaman yang cukup disiram sekali saja . Foto dan tanaman koleksi pribadi bundaberkebun |
Namun ada juga tanaman yang tak suka digenangi
air , sehingga disiraminya beberapa hari sekali atau saat tanaman itu terlihat
kering. Saya bilangnya tanaman jenis ini tanaman tahan banting. Euporbia, kamboja
gurun, lidah buaya, lidah mertua,sependek yang saya tahu termasuk tanaman tahan
banting seperti ini.
foto dan bunga koleksi pribadi. Adenium,tahan banting :) |
Cahaya
![]() |
sumber foto: natureworldnews.com |
Cahaya matahari yang mengandung ultraviolet
memang sangat dibutuhkan sebagai sumber energi tanaman untuk melakukan
fotosintesi agar pertumbuhannya sehat selama masa produksinya. Namun kadar
intensitas cahaya matahari yang dapat ditanggung tanaman, berbeda-beda, sesuai
kebutuhan tanaman itu sendiri.
Namun ada pula yang tidak tahan dengan
intensitas matahari yang penuh, sehingga tanaman tersebut membutuhkan naungan
dari tanaman lain atau kalau tidak diberi pelindung berupa paranet.
Tanaman hias
hijau daun sependek yang saya tahu tidak begitu suka intensitas matahari full.
Lebih subur bila ditempatkan di bawah naungan.
Untuk tanaman hias berbunga, masih bisa
mengeluarkan bunganya kalau ditempatkan di bawah naungan, namun tidak optimal.
Suhu
![]() |
sumber:constantinealexander.net |
Bisa jadi kita salah beli jenis tanaman yang kebutuhan tanaman akan
suhu tertentu, tidak bisa diperoleh dengan kondisi suhu yang ada di lingkungan
kita.
Tanaman bisa tumbuh optimal bila berada
dalam suhu yang ideal sesuai jenis tanaman tersebut. Hal ini karena proses
biokimia tumbuhan dipengaruhi oleh suhu. Karenanya ada tanaman yang hanya mampu
tumbuh optimal di dataran tinggi, dan sebaliknya. Jadi, sebelum memulai
berkebun di halaman, kenali jenis tanaman yang akan ditanam, apakah berasal
dari dataran tinggi atau dataran rendah, dan sesuaikan dengan kondisi
kebun/halaman kita.
Solusi dari
hal ini adalah dengan membuat rumah kaca. Sayangnya, pengadaan rumah kaca
lengkap dengan pengatur suhu membutuhkan biaya mahal.
Namun begitupun, bagi pecinta dunia tanam menanam,
jangan menyerah bila ada tanamannya yang tumbuh tidak optimal. Coba teliti
lagi, mana tahu dari ke-4 Syarat Tumbuh Tanaman di atas, ada salah satunya yang
memang tidak cocok dengan tanaman yang kita tanam.
Kalau tanahnya kurang subur,
bisa diberi tambahan pupuk. Bila intensitas matahari kurang atau berlebih, ubah
letak tanamannya, atau sesuaikan jenis tanamannya dengan arah sinar matahari.
Demikian juga dengan kebutuhan tananaman akan air dan suhu yang cocok. Intinya,
kenali juga tanaman yang kita tanam termasuk jenis yang mana.
Happy Gardening
aku juga ada rencana berkebun tahun depan.. karena rumahnya insya alloh ada halamannya.. haa tapi setiap nanem-nanem itu kadang berakhir tragis.. tanamannya mati semua :(
BalasHapusbiasa mbak, kalau mula-mula begitu. saya juga begitu, lama kelamaan pasti tanamannya bisa tumbuh subur
Hapus